MNC Peduli Bersama Komunitas 1001 Buku Salurkan Donasi Buku di Bekasi

19 Sept 2018, 13:35 WIB


BEKASI - MNC Peduli bekerjasama dengan Komunitas 1001 Buku, mendonasikan ratusan buku kepada Sekolah Alam Tunas Mulia yang berlokasi di Kampung Cisalak RT 02 RW 04 Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Sebagaimana diketahui, kegiatan donasi buku di berbagai taman bacaan, merupakan bentuk kepedulian MNC terhadap kemajuan ilmu pengetahuan, khususnya anak-anak sebagai generasi bangsa.

"Kita ingin anak-anak untuk lebih gemar membaca, karena ini salah satu cara untuk memperluas ilmu dan wawasan mereka dalam meraih cita-cita," kata Ketua III MNC Peduli, Jessica Tanoesoedibjo kepada Okezone di lokasi, Rabu (19/9/2018).

Perempuan yang sudah meraih dua gelar master di bangku kuliah itu, mengaku sangat concern dengan masalah pendidikan. Dengan adanya kegiatan ini, ia berharap anak-anak dengan kemampuan ekonomi terbatas sekalipun, dapat meningkatkan ilmu pengetahuan untuk bekal meraih cita-cita.

"MNC Peduli ingin mengkontribusi tak hanya dalam bidang kesehatan, tapi juga dalam edukasi. Karena edukasi itu kan merupakan salah satu usaha untuk membangun negara. Jadi saya berharap dengan adanya kegiatan ini akan dapat meningkatkan edukasi," ujar perempuan yang menjadi lulusan termuda di kampusnya di Biola University, California, Amerika Serikat (AS) itu.

Sementara Kepala Sekolah Alam Tunas Mulia Bantargebang, Hamsiyati Faifiyana, sangat mengapresiasi kegiatan donasi buku yang diadakan MNC Peduli bersama Komunitas 1001 Buku.

"Ya kita senang sekali. Apalagi anak-anak, tambah banyak buku, tambah senang pastinya. Terlebih sekolah ini kan hidupnya dari donatur, jadi semakin banyak donatur, ya semakin baik. Mudah-mudahan berkah buat semuanya," katanya.

Buku-buku yang didonasikan, menurutnya sangat bermanfaat untuk mengasah kemampuan dan meningkatkan kecerdasan anak-anak di sekolah alam. "Buku-buku ini akan kita taruh di perpustakaan. Kita disini punya jadwal bergilir, jadi tiap kelas ada hari wajib untuk membaca di perpustakaan. Mulai dari SMP, SD dan kelas satu keatas lah. Kalau untuk PAUD kebanyakan buku-buku yang bergambar," jelasnya.

Hamsiyati menyebutkan, Sekolah Alam Tunas Mulia memiliki sekitar 300 anak anak didik, yang mayoritas merupakan anak pemulung. Dari keseluruhan anak, kata dia, 250 anak diantaranya bersekolah di sekolah alam dan 50 anak lainnya diberi fasilitas menempuh pendidikan di luar sekolah alam. "Yang sekolah disini mulai dari PAUD, SD, SMP, usia mulai dari 4 tahun. Kalau yang sekolah di luar itu yang SMK, SMU dan ada yang kuliah. Tetangga-tetangga sekitar juga ada yang mau sekolah disini, jadi kita tidak batasi," akunya.

Untuk bersekolah di sekolah alam, diakui Hamsiyati tidak dikenakan biaya sepeserpun alias gratis. Seluruh buku, mulai dari buku pelajaran, buku paket, bahkan sampai buku tulis disediakan oleh pihak sekolah. "Semuanya gratis dan tidak harus pakai seragam dan sepatu, bahkan buku-buku semua dari kita. Jadi istilahnya kalau anak-anak mau sekolah disini, cuma pasang badan saja dan dengarkan penjelasan guru," paparnya

Ditambahkan Fadila, relawan Divisi Jaringan Taman Baca dan Distribusi Buku 1001 Buku, ada sekitar 100 buku yang didonasikan kepada Sekolah Alam Tunas Mulia Bantargebang, diantaranya buku-buku untuk anak usia dini, buku belajar bahasa Inggris dan lainnya.

"Ini sebenarnya buku kreatifitas dan buku aktif. Jadi kalau di bahasa Inggris itu kita punya buku windows atau pop up. Tapi ini di Indonesia kan jadi buku putar, geser, lipat, buka, tutup, jadi lebih menyasar ke anak usia dini sampai ke kelas satu. Hanya cara menceritakannya saja yang berbeda, agar merangsang kreativitas," katanya.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan kali kedua pihaknya bekerjasama dengan MNC Peduli, dimana kegiatan awal dilakoni di wilayah Tangerang. Saat itu animo masyarakat terutama anak-anak sangat tinggi terhadap buku-buku yang dibagikan.

"Tanggapan anak-anaknya positif. Buku-buku yang dikirimkan, sangat disukai. Karena ini buku antik, khusus. Dan di Indonesia itu, buku-buku yang seperti ini jarang ditemukan. Alhamdulillah kita bisa bekerjasama lagi di kali kedua. Mudah-mudahan responnya sama senangnya dengan yang di periode pertama," paparnya.

Fadila berharap, kerjasama yang terjalin antara pihaknya dengan MNC Peduli dapat terus berlanjut, sebagai salah satu upaya mencerdaskan anak bangsa khususnya bagi kalangan kurang mampu.

"Kita berharap mudah-mudahan akan ada beberapa kerjasama lagi. Mudah-mudahan dengan adanya kepedulian dari semua pihak, dapat meningkatkan minat baca masyarakat. Juga akses buku yang diterima adik-adik kita di daerah-daerah, bisa menjadi lebih merata," pungkasnya.

 

Sumber: www.okezone.com