Komite Audit dibentuk oleh Dewan Komisaris Perseroan dan guna mencapai hasil kerja Komite Audit secara efisien dan efektif, Perseroan telah menyusun dan mengesahkan pedoman kerja dalam bentuk Piagam Komite Audit (Audit Commitee Charter).

Komposisi dan Profil Komite Audit
Komite Audit diketuai oleh Komisaris Independen dan terdiri dari pihak-pihak independen sebagai berikut:

Ketua (Chairman) :  Beti Puspitasari Santoso
Anggota (Member) :  John Aristianto Prasetio
Anggota (Member) :  Hery Kusnanto
Anggota (Member) :  Mohamed Idwan Ganie


Susunan Komite Audit yang baru efektif pada tanggal 13 Desember 2017 adalah sebagai berikut:

Ketua (Chairman) :  Beti Puspitasari Santoso
Anggota (Member) :  John Aristianto Prasetio
Anggota (Member) :  Drs. Sutanto


Beti Puspitasari Santoso
Profil Beti Puspitasari Santoso yang menjabat sebagai Ketua Komite Audit sekaligus Komisaris Independen Perseroan dapat dilihat pada bagian Profil Dewan Komisaris.

John Aristianto Prasetio
Profil John Aristianto Prasetio yang menjabat sebagai Anggota sekaligus Komisaris Independen Perseroan dapat dilihat pada bagian Profil Dewan Komisaris.

Drs. Sutanto
Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1950. Bapak Sutanto menjabat sebagai Komisaris Independen PT Media Nusantara Citra Tbk sejak 12 Desember 2011. Keputusan pengangkatan tersebut tercatat pada Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 49 tanggal 12 Desember 2011.

Menyelesaikan pendidikan di AKABRI Kepolisian (1973), pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) (1983), Sekolah Staff dan Pimpinan Polisi (Sespimpol) Bandung (1990), dan Lemhanas (2000). Sebelumnya, beliau pernah menjabat sebagai Kapolda Sumatera Utara (2000), Kapolda Jawa Timur (2000-2002), Kepala Lembaga Pendidikan dan Latihan Kepolisian Negara RI (2002-2005), Kepala Pelaksana Harian Badan Narkotika Nasional (2005), Kepala Kepolisian Negara RI (2005-2008), Komisaris Utama PT Angkasa Pura II (Persero) (2008-2009), Komisaris Utama PT Pertamina (2009-2010) dan Kepala Badan Intelijen Negara RI (2010-2011).

Saat ini juga menjabat sebagai Komisaris Utama PT Ancora Indonesia Resources Tbk (sejak 2012), Komisaris Utama PT Nusadua Graha Internasional (sejak 2012) dan Komisaris Independen PT Gajah Tunggal Tbk (sejak 2013).

Dasar hukum penunjukan dan periode jabatan Komite Audit adalah sebagai berikut:

NAMA JABATAN DAN DASAR HUKUM PENUNJUKKAN MASA JABATAN

Beti Puspitasari Santoso

Keputusan Dewan Komisaris No: 014.Kep.Kom/MCOM-CL/VIII/15 18 Agustus 2015 – 2020
John Aristianto Prasetio Keputusan Dewan Komisaris No: 014.Kep.Kom/MCOM-CL/VIII/15 18 Agustus 2015 – 2020
Drs. Sutanto Keputusan Dewan Komisaris No: 020.Kep.Kom/MCOM-CL/XII/2017 13 Desember 2017 – 2022

 

Independensi Komite Audit Perseroan dapat dilihat dari susunan keanggotaan yang terdiri dari 2 orang Komisaris Independen dan 1 orang dari luar Perseroan.

Tugas dan Tanggung Jawab Komite Audit
Tanggung jawab Komite Audit dalam membantu Dewan Komisaris menjalankan fungsi pengawasan di Perseroan, secara garis besar tercantum dalam Piagam Komite Audit sebagai berikut:

  • Melakukan penelaahan atas informasi keuangan yang akan dikeluarkan Perseroan kepada Publik dan/atau pihak otoritas, antara lain laporan keuangan, proyeksi dan laporan lainnya terkait dengan informasi keuangan Perseroan.
  • Melakukan penelaahan atas ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan yang berhubungan dengan kegiatan Perseroan.
  • Memberikan pendapat independen dalam hal terjadi perbedaan pendapat antara manajemen dan Akuntan atas jasa yang diberikannya.
  • Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai penunjukan Akuntan yang didasarkan pada independensi, ruang lingkup penugasan dan imbalan jasa.
  • Melakukan penelaahan atas pelaksanaan pemeriksaan oleh Auditor Internal dan mengawasi pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi atas temuan Auditor Internal.
  • Melakukan penelaahan terhadap aktivitas pelaksanaan manajemen risiko yang dilakukan oleh Direksi, jika Perseroan tidak memiliki fungsi pemantau risiko di bawah Dewan Komisaris.
  • Menelaah pengaduan yang berkaitan dengan proses akuntansi dan pelaporan keuangan Perseroan.
  • Menelaah dan memberikan saran kepada Dewan Komisaris terkait dengan adanya potensi benturan kepentingan Perseroan.
  • Menjaga kerahasiaan dokumen, data, dan informasi Perseroan.


Kewenangan Komite Audit

Dalam melaksanakan tugasnya, Komite Audit mempunyai wewenang sebagai berikut:

  • Mengakses dokumen, data, dan informasi Perseroan tentang karyawan, dana, aset, dan sumber daya Perseroan yang diperlukan.
  • Berkomunikasi langsung dengan karyawan, termasuk Direksi dan pihak yang menjalankan fungsi audit internal, manajemen risiko, dan Akuntan Publik terkait tugas dan tanggung jawab Komite Audit.
  • Melibatkan pihak independen di luar anggota Komite Audit yang diperlukan untuk membantu pelaksanaan tugasnya (jika diperlukan).
  • Melakukan kewenangan lain yang diberikan oleh Dewan Komisaris.


Pelaksanaan Kegiatan Komite Audit

Sesuai dengan Piagam Komite Audit Perseroan, pelaksanaan kegiatan Komite Audit pada tahun 2017 adalah sebagai berikut:

  • Komite Audit melakukan penelaahan atas Laporan Keuangan Konsolidasian untuk Tahun Buku 2017 yang telah diaudit oleh Auditor Eksternal, Kantor Akuntan Publik Kanaka Puradiredja, Suhartono (KPS) dan Rekan. Pembahasan terhadap Laporan Keuangan Konsolidasian mencakup dampak implementasi PSAK dan ISAK yang berlaku efektif tahun 2017. Auditor Eksternal bersamasama dengan Komite Audit juga melakukan pembahasan perihal pertimbangan kritis akuntansi pada anak perusahaan, estimasi akuntansi signifikan, kasus hukum, serta isu dan transaksi signifikan pada tahun terkait. Laporan Keuangan Konsolidasian Audit telah terbit dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian.

    Atas perikatan audit yang dilakukan dengan Auditor Eksternal, Komite Audit berpendapat bahwa proses audit dilakukan dengan tingkat integritas dan profesionalisme yang tinggi sehingga tidak ada alasan untuk mempercayai adanya benturan kepentingan yang dapat mempengaruhi independensi dari pihak Auditor.

    Komite Audit juga melakukan penelaahan atas aktivitas operasional dan kondisi keuangan Perseroan yang tercermin dalam Laporan Keuangan Konsolidasian kuartal I, II, III dan IV di tahun berjalan.

  • Komite Audit melakukan penelahaan atas aktivitas legal yang mencakup ketaatan Perseroan terhadap peraturan perundangan yang berlaku termasuk ketaatan penyampaian atas keterbukaan informasi kepada badan regulasi pasar modal. Komite Audit juga melakukan pembahasan atas proses litigasi Perseroan baik yang baru muncul di tahun berjalan maupun perkembangan kasus yang muncul dari tahun sebelumnya.

  • Komite Audit melakukan penelaahan atas aktivitas audit internal tahun 2017, serta pelaksanaan tindak lanjut atas temuan yang dilakukan oleh Unit Audit Internal. Aktivitas audit yang dilakukan Unit Audit Internal sampai dengan kuartal IV tahun 2017 dikelompokkan berdasarkan penugasan per lini usaha, dengan komposisi penugasan terbanyak adalah 83% di lini usaha Sky Vision Networks (SVN), 7% di lini usaha FTA TV dan 10% dari lini usaha lainnya (Print/Radio/Media Agency, Inhouse Production, Channel, Online Media, Infrastructure dan Holding) yang di dalamnya mencakup aktivitas IT Audit.

  • Komite Audit melakukan penelaahan atas efektivitas risk assessment, Whistleblowing System (WBS) dan Compliance & Control Self Assesment (CCSA).

  • Komite Audit menelaah pengaduan yang berkaitan dengan proses akuntansi dan pelaporan keuangan Perseroan.

  • Komite Audit telah menjaga kerahasiaan dokumen, data, dan informasi Perseroan.

 

Rapat Komite Audit
Sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku dan Piagam Komite Audit Perseroan, rapat Komite Audit dilaksanakan secara berkala paling sedikit 1 (satu) kali dalam 3 (tiga) bulan. Seluruh rapat dituangkan dalam risalah rapat yang ditandatangani oleh seluruh anggota Komite Audit dan disampaikan kepada Dewan Komisaris.

Pada tahun 2017 rapat Komite Audit dilaksanakan sebanyak 4 kali, yaitu pada bulan April (2 (dua)) kali rapat), Agustus dan Oktober.

Catatan kehadiran rapat adalah sebagai berikut:

NAMA JABATAN
RAPAT KEHADIRAN %

Beti Puspitasari Santoso

Ketua Komite Audit 4 4 100%
Mohamed Idwan Ganie Anggota Komite Audit 4 4 100%
Hery Kusnanto Anggota Komite Audit 4 4 100%
John Aristianto Prasetio Anggota Komite Audit 4 3 75%