TOT Trauma Healing MNC Peduli Ajarkan Penanganan Psikologi Anak Korban Bencana

29 Jan 2019, 14:21 WIB


JAKARTA - Antusias puluhan peserta Training of Trainer (ToT) Trauma Healing yang diselenggarakan oleh MNC Peduli terlihat ketika Eksekutif Direktur Internasional Operasional Safe (OPSafe) Jonathan Wilson memulai pelatihan tersebut.

Kegiatan ini pun diselenggarakan di Training Room, Lantai 3, Gedung iNews, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (29/1/2019) dan dihadiri oleh Ketua III MNC Peduli Jessica Tanoesoedibjo.
Dalam pelatihan tersebut, Jonathan akan mengajarkan cara melakukan tindakan psikologi kepada anak yang menjadi korban bencana.

"Dalam tiga hari ke depan, saya akan mengajari Anda bagaimana melakukan tindakan psikologi terhadap anak," ujarnya.

Ia pun meminta agar para peserta berlaku sebagai anak-anak selama pelatihan berlangsung. Kemudian, dibagi menjadi beberapa kelompok.

Pada pelatihan tersebut, Jonathan juga memperkenalkan lima karakter dari OPSafe yang digunakan untuk menghibur anak-anak korban bencana. Mereka di antaranya, Pete seekor pinguin, Wally seekor beruang laut, Aurora seekor ikan paus, Sally seekor anjing laut, dan Cory seekor beruang kutub.

Masing-masing karakter pun mempunyai tema dan gerakan yang harus diperagakan oleh para peserta yang berperan sebagai anak.
Seperti halnya, karakter Pete yang mempunyai tema 'saya tidak sendiri', dengan tujuan membuat anak tahu bahwa mereka berada di tempat yang aman dan bersama orang-orang sekitar yang dapat dipercaya.

Tema tersebut pun mempunyai gerakan, di mana peserta harus merangkul teman yang ada di sampingnya sambil mengucapkan 'jangan takut'.

Tak ketinggalan, para peserta pun ditunjukkan bagaimana cara berdongeng dengan baik agar anak antusias mendengarkannya.

"Bercerita dengan ekspresi dan intonasi suara, dan gerakan badan. Jadi waktu Anda bercerita dengan anak, ingat anak-anak menggunakan semua inderanya," ungkapnya.

Salah satu peserta pun mengakui bahwa kegiatan tersebut sangat menyenangkan dan mengharapkan agar bisa dipraktikan di daerah yang terkena bencana.

"Karena baru hari pertama , tapi apa pun itu sangat menyenangkan kita dapat ilmunya. Dan mudah-mudahan ilmu yang kita dapat bisa untuk kita nanti mendongeng atau berkegiatan di tempat yang terkena dampak bencana," ujar Fadila, relawan Ayo Dongeng Indonesia.

Sekadar informasi, pelatihan ini dilatarbelakangi oleh banyaknya bencana yang melanda Indonesia beberapa bulan terakhir. Alhasil, pelatihan trauma healing pun sangat diperlukan untuk membantu menyembuhkan kesehatan psikologi korban, terutama di kalangan anak-anak.

(kha)

 

Sumber : www.okezone.com