Mahasiswa KKN UGM Inisiasi Desa Nabung Saham Syariah di Gunung Kidul

02 Feb 2019, 10:05 WIB


YOGYAKARTA, iNews.id – Generasi milenial dikenal memiliki sikap yang terbuka pada tantangan baru dan mencari cara baru untuk memberikan kontribusi bagi lingkungan. Banyak dari mereka mendobrak batasan secara kreatif untuk menghasilkan inovasi baru.

Salah satunya mahasiswi Fakultas Ekonomi Universitas Gajah Mada (UGM) angkatan 2015, Ayasha Kirana bersama rekan-rekan Kuliah Kerja Nyata (KKN) menginisisasi Desa Nabung Saham Syariah di Desa Pengkok, Gunung Kidul, Wonosari, Jumat (1/12/2019).

Ayasha mengungkapkan potensi yang dilihatnya pada desa tersebut selain keindahan dan potensi pariwisatanya adalah potensi investasi. Sejak kecil, dia sudah tidak asing lagi dengan dunia investasi, khususnya saham.

“Sebagai anak muda, saya tergerak untuk mengajak masyarakat Indonesia, khususnya yang seumuran saya, mulai berinvestasi saham. Cara yang paling mudah adalah dengan menabung saham. Pasar modal bukan hanya milik kalangan tertentu seperti masyarakat di kota-kota besar, tetapi juga di desa-desa seperti di Desa Pengkok,” kata Ayasha.

Langkah ini disambut baik PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Desa Pengkok Kecamatan Kedawung akan menjadi cikal bakal Desa Nabung Saham Syariah setelah sebelumnya BEI meluncurkan Desa Nabung Saham pertama di Desa Argomulyo, Kalimantan Timur.

BEI bekerja sama dengan MNC Sekuritas menilai ada potensi investor baru yang dapat dijaring. Apalagi 30 persen investor pasar modal berada di rentang usia 18 – 25 tahun.

Kepala Kantor Perwakilan BEI Yogyakarta, Irfan Noor Riza menyebut, kegiatan ini selaras dengan upaya peningkatan jumlah investor di Yogyakarta.

“Selama ini kegiatan edukasi dan sosialisasi saham cenderung terpusat di wilayah kota. Dengan memperluas jangkauan hingga ke pedesaan, kita memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh masyarakat untuk belajar berinvestasi saham dan menikmati pertumbuhan pasar modal Indonesia,” ujar Irfan.

Kepala Desa Pengkok, Sugit berterima kasih kepada BEI, MNC Sekuritas, dan tim KKN UGM yang menggandeng Desa Pengkok sebagai Desa Nabung Saham Syariah pertama. Dia berharap masyarakat Desa Pengkok dapat mengenal apa itu saham syariah dan cara berinvestasi saham menurut prinsip syariah.

Perwakilan MNC Sekuritas cabang Yogyakarta Endah Purwaningsih menyatakan timnya akan terus menularkan semangat investasi serta memberikan edukasi secara berkesinambungan. Dengan begitu, pengenalan saham tidak berhenti saat peluncuran saja, tetapi berlanjut sehingga seluruh warga Desa Pengkok menjadi nasabah tabungan saham MNC GEMESIN Plus.

 

Sumber : www.inews.id