Kinerja Keuangan 12M 2014

07 Apr 2015, 10:00 WIB

Kinerja keuangan yang solid untuk 2014; Fokus kunci akan tiga area bisnis dan penekanan akan visi, kualitas serta kecepatan.

JAKARTA, 31 Maret 2015 - Hari ini PT Global Mediacom Tbk. (“MCOM” atau “Perseroan”) melaporkan kinerja keuangan untuk dua belas bulan tahun 2014 (12M 2014) yang berakhir pada 31 Desember 2014.

Atas pencapaian ini, Bapak Hary Tanoesoedibjo selaku Group President & CEO mengatakan:

"Dalam lingkungan global dan domestic yang ditandai dengan volatilitas tinggi dalam nilai tukar dan harga minyak, Globalmediacom mencapai kinerja 2014 yang solid, dalam penjualan dan EBITDA Marjin.

“Untuk MNCN, Q4 menantang bagi kami dengan pendapatan iklan menurun sebesar 7%, seiring dengan pengiklan yang mengurangi belanja iklan karena ketidakpastian pemilu dan perdebatan tentang kenaikan harga BBM. Namun, kami tetap berhasil untuk mengurangi biaya dan membukukan EBITDA marjin sebesar 46%.

“Sejak Januari, RCTI kembali menjadi stasiun TV Free-to-Air nomor satu, sebagai saluran televisi yang paling banyak ditonton di Indonesia. Meskipun RCTI berada pada posisi nomor 2 untuk pangsa pemirsa, RCTI memimpin industri dalam pangsa pendapatan, keuntungan, dan rasio daya industri yang mengesankan yaitu 1,3x.

“Dengan portofolio aset yang unik, MNCN mampu menciptakan nilai yang tidak dapat ditiru oleh kompetitor. Kami menargetkan pertumbuhan pendapatan iklan sebesar 10% untuk tahun 2015. Fase pertumbuhan lanjutan kami akan segera dimulai, didukung oleh 5 penggerak pertumbuhan: RCTI, MNCTV, GTV, SINDO TV dan bisnis konten dan channel kami.

“Sementara itu pada MSKY, tahun lalu merupakan tahun yang penuh tantangan karena pembajakan dan juga isu-isu khusus. Pemain baru yang agresif juga mengganggu pasar. Oleh karena itu, kami sangan bangga untuk menyampaikan bahwa kami berhasil mempertahankan posisi kepemimpinan kami dan bahkan meningkatkan pangsa pasar menjadi 75% pada saat beberapa competitor mengalami penurunan pelanggan yang signifikan.

“Penggelaran jaringan fiber kami berlangung dengan baik. Kami mengharapkan 600,000 homes passed telah siap pada akhir tahun 2015. Saya mengharapkan Play Media untuk menjadi kekuatan pendobrak baru dalam industri ini.

“Dengan fokus yang jelas akan 3 area kunci (FTA TV, TV-berbayar/broadband dan internet), dan penekanan akan visi, kualitas serta kecepatan, masa depan Globalmediacom tidak pernah terlihat lebih menarik lagi.

Hasil laporan Keuangan 12M 2014

Total Pendapatan Konsolidasi menurun sebanyak 2% pada 4Q 2014 menjadi Rp2.650 milyar dari Rp2.695 milyar pada 4Q 2013. Penurunan pendapatan ini diakibatkan oleh penurunan pendapatan iklan. Pendapatan pada media berbasis pelanggan bertumbuh sebanyak 7% YoY menjadi Rp841 milyar dari Rp788 milyar sementara pendapatan online based media/games bertumbuh sebanyak 275% YoY menjadi Rp206 milyar dari Rp55 milyar tahun lalu. Pada kuartal ini, pendapatan penjualan melalui media meningkat sebesar 9% menjadi Rp25 millyar berbanding dengan Rp23 milyar pada tahun lalu.

Kontribusi terbesar pada pendapatan perseroan adalah iklan dengan kontribusi 57% dari total pendapatan konsolidasi. Pendapatan iklan menurun 12% menjadi Rp1.503 milyar dari Rp1.700 milyar.

Pada periode dua belas bulan pertama yang berakhir pada 31 Desember 2014, total pendapatan konsolidasi meningkat 6% menjadi Rp10.657 milyar dari Rp10.020 milyar pada periode yang sama tahun lalu. Peningkatan pendapatan ini diakibatkan oleh media berbasis pelanggan dan online based media/games. Pada 12M 2014 pendapatan media berbasis pelanggan meningkat sebesar 9% menjadi Rp 3.277 milyar dari Rp 3.018 milyar tahun lalu, sedangkan pendapatan online based media/games meningkat sebesar 115% ke Rp621 milyar dibandingkan dengan Rp289 milyar tahun lalu. Pendapatan penjualan melalui media meningkat sebesar 25% dari Rp85 milyar pada tahun lalu menjadi Rp106 milyar pada tahun ini. Pendapatan dari konten dan channel meningkat sebanyak 15% menjadi Rp195 milyar dari Rp170 milyar pada tahun lalu.

Kontribusi terbesar pada pendapatan perseroan adalah iklan dengan kontribusi 58% dari total pendapatan. Pendapatan iklan meningkat sebanyak 2% menjadi Rp6.151 milyar dari sebelumnya Rp6.023 milyar.

EBITDA: Pada 4Q 2014 EBITDA inti stabil pada Rp1.073 milyar dengan 40% marjin EBITDA inti.

Pada 12M 2014 EBITDA inti adalah Rp3.917 milyar, peningkatan 2% dari Rp3.823 milyar YoY, terutama diakibatkan oleh pendapatan yang lebih tinggi. Marjin EBITDA inti menurun sedikit sebesar 1% ke 37% dari sebelumnya 38% pada tahun lalu. Penurunan marjin EBITDA inti ini disebabkan oleh peningkatan biaya operasional akibat penambahan tenaga kerja professional dan juga peningkatan gaji karyawan.

Laba Bersih: Perseroan membukukan laba bersih sebanyak Rp15 milyar untuk 4Q 2014, dari sebelumnya -Rp12 milyar YoY.

Laba bersih perseroan untuk 12M 2014 sebesar Rp705 milyar, meningkat sebesar 14% dari Rp 620 milyar YoY. Peningkatan pada laba bersih ini terutama diakibatkan oleh rendahnya kerugian nilai tukar mata uang asing dan juga penurunan biaya bunga pinjaman. 

Kas dan setara kas: Pada akhir 12M 2014, Perseroan menurunkan posisi kas & setara kas menjadi Rp1.485 milyar dari Rp1.530 milyar pada akhir tahun 2013.


 ***

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:

Investor Relations:
Teddy Pun
teddy.pun@mncgroup.com

Christy Kusuma Atmaja
christy.atmaja@mncgroup.com

Fauzia Prawiranata
fauzia.prawira@mncgroup.com

PT Global Mediacom Tbk
MNC Tower, lantai 21
Jl. Kebon Sirih Kav 17-19
Jakarta 10340
Phone: 62-21 3922949
Fax : 62-21 3910454

 

Selengkapnya:

DOWNLOAD FILE