RCTI+ Memuaskan, MNCN Targetkan Tambahan Pengguna Capai 5 Juta akhir 2019

07 Okt 2019, 20:21 WIB


JAKARTA, iNews.id - PT Media Nusantara Citra Tbk (MNC Group) menyatakan, kinerja RCTI+ sangat baik sejak diluncurkan pada 23 Agustus kemarin. Pendapatan emiten berkode MNCN dari iklan digital dan konten bakal semakin meningkat.

Hingga akhir September 2019, pengguna aktif bulanan (monthly active users/MAU) RCTI+ lebih dari 1 juta. Hal ini menjadikan RCTI+ sebagai platform OTT video streaming dengan perkembangan paling cepat di Tanah Air.

RCTI+ ditargetkan bisa meraih MAU 5 juta dengan estimasi pendapatan 5 juta dolar AS pada akhir 2019. Tahun depan, aplikasi ini ditargetkan bisa memiliki lebih dari 20 juta MAU dengan estimasi pendapatan 30 juta dolar AS atau 5 persen dari total pendapatan MNCN.

Selain RCTI+, bisnis Youtube dari multi-chanel network MNCN juga terus meningkat. Dalam dua bulan terakhir, saluran Youtube milik MNCN mencapai 21,1 miliar views atau 5,48 persen dari total traffic Youtube di Indonesia. Jumlah video yang diunggah di saluran MNCN pada periode yang sama mencapai 3,43 persen dari total video unggahan di Youtube dari Indonesia.

Tingginya views dibandingkan unggahan ini menunjukkan bahwa konten MNCN menarik bagi para pengguna Youtube. Ini membuat MNCN mempertahankan posisi pertama dalam hal views dan subscriber di antara semua konten lokal Indonesia.

Selain digital, bisnis TV MNCN juga terus berada di peringkat pertama dalam hal pangsa pemirsa TV (prime time). Per 2 Oktober 2019, pangsa pemirsa prime time MNCN (RCTI, MNC TV, GTV, dan INEWS) mencapai 41,8 persen.

MNCN mempertahankan posisi teratas prime time lewat drama reguler dan konten khusus, seperti acara pencarian bakat, musik, dan penghargaan. Monetisasi dari program khusus juga semakin tidak tergantung pada rating, melainkan pada jangkauan, kekuatan viral, dan citra positif, sehingga menjadi pertanda baik bagi pemasaran produk klien dan sponsor.

"Saya yakin dengan perkembangan terkini di mana iklan digital dan pendapatan konten telah menjadi pendorong pertumbuhan yang kuat," kata Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT), Senin (7/10/2019).

Sepanjang enam bulan pertama 2019, pendapatan MNC Group dari iklan digital dan konten yang mencapai Rp2,2 triliun atau 25 persen dari total pendapatan. Capaian ini tumbuh 48 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp839 miliar.

"Iklan digital dan pendapatan konten ini akan mencapai lebih dari 40 persen pada tahun 2022 dan 50 persen pada tahun 2024, karena peningkatan yang diharapkan perseroan dalam pangsa pasar dan pertumbuhan yang signifikan dari iklan internet dan konten digital untuk beberapa tahun mendatang," tutur HT.

 

Sumber : www.inews.id