Global Mediacom adalah satu-satunya grup media, penyiaran, hiburan serta telekomunikasi yang terbesar dan terintegrasi di Indonesia dengan pelaksanaan yang mencakup produksi konten, distribusi konten, penyiaran televisi dan radio, koran, majalah, tabloid, konten mobile aggregator, penyedia layanan dengan nilai tambah, dan integrator sistem IT.

Selain itu, Global Mediacom juga memiliki portofolio investasi yang dapat dikonversi menjadi sumber finansial untuk ekspansi langsung kedepannya.

    • Soft Launching MeTube.co.id.
    • Serial animasi “KIKO Season 2” tayang perdana di RCTI.
    • MNC Play menghadirkan inovasi dan teknologi terbaru yaitu Smart Home melalui fitur Interactive New Media, yaitu menghadirkan fitur masa depan di rumah pelanggan melalui Smart Home dan IP camera.
    • Peresmian kantor dan studio RCTI, MNCTV, dan GlobalTV, yang dinamakan MNC Studios di Kebon Jeruk.
    • iNewsTV resmi bersiaran di Kota Solo dan kabupaten di sekitarnya dan dapat ditonton melalui channel 45 UHF.
    • MNC Media melakukan penandatangan MoU antara MNC dengan KOCCA (Korea Creative Content Agency).
    • MNC Media melakukan penandatanganan MoU dengan MBC (Munhwa Broadcasting Corporation) Korea untuk produksi, drama, animasi khususnya konten televisi.
    • PT Infokom Elektrindo melakukan penandatanganan kesepakatan perjanjian kerja sama strategic partner integrated bersama PT Angkasa Pura Solusi (APS) tentang media iklan di lingkungan bandara PT Angkasa Pura II (AP II) dengan salah satu produk unggulannya, APSTV, dan sekaligus menggelar peluncuran perdana APSTV.
    • Brand Outlet mengadakan “Soft Launching of brandoutlet.co.id”. Brand Outlet merupakan fashion e-commerce pertama dari MNC, yang menawarkan berbagai label mode dan kecantikan dari lokal hingga internasional.
    • MNC Shop tayang di 2 saluran TV, yaitu channel 88 di Indovison dan di iNewsTV.
    • MSKY telah melunasi hutang Perseroan sebesar USD60.75juta serta memperoleh fasilitas pinjaman sindikasi.

    • Grand launching PlayMedia di Surabaya.
    • Peluncuran kembali SindoTV menjadi iNewsTV.
    • Film Di Balik 98 sebagai Pemenang Kategori Film Terfavorit di Indonesian Movie Award 2015.
    • MNC Channel meluncurkan Auto & Gadget di Channel 108 Indovision.
    • Launching Indonesia Business & Capital Market Television (IBCM) Channel, saluran televisi pasar modal.
    • MNC Shop menghadirkan layanan Home Shopping dengan sistem pembayaran yang mudah dan aman melalui layanan Credit Cash on Delivery (CCOD) dan Debit Cash On Delivery (DCOD).
    • Peluncuran Games Channel di Channel 105 Indovision.
    • Peluncuran Soccer Channel di Channel 101 Indovision.
    • iNewsTV meresmikan Kantor Baru KaltimTV.
    • Global Mediacom dan Australian Broadcasting Corporation (ABC) meluncurkan program baru bernama Window on Australia (WOA ).

    • Soft launching Walk In Centre Play Media di MNC Plaza lantai dasar
    • SINDO launching Koran Sindo di Manado
    • MNC Health & Beauty tayang eksklusif di Channel 78 Indovision
    • MNC meluncurkan MNC Home and Living di Channel 79 Indovision

    • Pendirian PT MNC Lisensi Internasional.
    • Topping Off Gedung GlobalTV di Kebon Jeruk.
    • Groundbreaking MNC Media Tower di Kebon Sirih.
    • Pendirian PT MNC Tencent.
    • Anak perseroan MCOM, Linktone Ltd, telah tercatat di Australian Securities Exchange (ASX) dengan kode saham “LTL”.
    • MSKY memperkenalkan layanan bernilai tambah baru berupa layanan PVR (Personal Video Recorder) dan VoD (Video on Demand) yang menawarkan fasilitas perekaman tayangan TV berlangganan untuk ditonton berulang kali dengan tambahan biaya berlangganan Rp79.000.
    • MSKY melakukan pembiayaan kembali utang obligasi anak perseroannya sebesar uS$165 juta.
    • MSKY menandatangani fasilitas kredit sindikasi sebesar US$243 juta untuk jangka waktu 3 (tiga) tahun yang digunakan untuk pelunasan utang obligasi anak perseroan, belanja modal, dan modal kerja, MSKY berhasil melakukan penghematan atas biaya bunga sampai dengan sebesar US$10 juta per tahun.

    • MNC meluncurkan MNC Drama di indovision yang menayangkan drama lokal dan sinetron 8 jam per hari, 1.200 jam per tahun.
    • MNC meluncurkan MNC Comedy yang menayangkan acara komedi selama 24 jam di Indovision.
    • MSKY menjadi perseroan publik dengan kode saham MSKY dengan harga penawaran Rp1.520 per saham.
    • MNC Shop ditayangkan di Indovision.
    • MNC Infotainment diluncurkan di Indovision.

    • Perseroan meningkatkan kepemilikan sahamnya di MSKY menjadi 75,54%.
    • MNC meluncurkan majalah ‘Just for Kids’.
    • MNC Networks meluncurkan V-Radio.
    • Saban Capital Group mengakuisisi 5% saham di MNC dan akan bertambah sebesar 2,5% dalam 27 (dua puluh tujuh) bulan.
    • MNC meluncurkan SindoTV yang ditayangkan melalui Indovision.
    • Radio Trijaya FM berubah nama menjadi Sindo Radio.
    • Perseroan meluncurkan strategi 5-in-1 untuk Sindo Media sebagai terobosan baru dalam platform media yang terdiri dari TV, radio, cetak (majalah dan koran) dan internet untuk menjangkau pemirsa yang lebih banyak.
    • MNC Group berubah nama menjadi MNC Media untuk mencerminkan bisnis intinya di industri media.
    • MNC Muslim diluncurkan di
      Indovision, menayangkan program - program bernuansa muslim.
    • MNC Business English Program diluncurkan di Indovision.
    • MNC Sports 1 dan MNC Sports 2 diluncurkan di Indovision.
    • MSKY meluncurkan channel berbahasa Mandarin, Channel 8i, yang dimiliki
      oleh MediaCorp, Singapore.

    • Linktone mengakuisisi saham pengendali di Letang Game Ltd, sebuah penyedia mobile games dan PC online games dari Republik Rakyat Cina.
    • MNC bersama dengan Linktone mengakuisi 87,5% saham InnoForm Media Pte., Ltd, dengan komposisi 12,5% (MNC) dan 75% (Linktone).
    • TPI berubah nama menjadi MNCTV.

    • Sejalan dengan strategi untuk fokus di bidang media, Perseroan menjual kepemilikannya di PT Mobile-8 Telecom Tbk.
    • Linktone Ltd. berkolaborasi dengan divisi VAS MNC di Indonesia.
    • Harian Seputar Indonesia dan Genie tampil dengan logo dan desain baru.
    • MNC dan 5 perseroan media utama di Asia Tenggara membentuk SMART Alliance dengan misi menciptakan manfaat-manfaat komersil bagi para anggotanya.
    • MNC menggunakan logo baru.
    • MNC mendistribusikan dividen sebesar Rp5 per saham dengan nilai total Rp68,15 miliar.

    • Perseroan mengakuisisi PT MNC Sky Vision (MSKY) dengan merek Indovision, Top TV dan OkeVision.
    • MNC The Indonesian Channel memulai penyiaran di Timur Tengah dengan potensi pemirsa sekitar 3,5 juta orang Indonesia.
    • RCTI melunasi hutang obligasinya senilai Rp220 miliar.
    • MNC mendistribusikan dividen sebesar Rp5 per saham dengan nilai total Rp68,75 miliar.

    • Perseroan berubah nama menjadi PT Global Mediacom Tbk. dengan menggunakan logo baru agar sesuai dengan bisnis intinya.
    • MNC meluncurkan media online Okezone.com, yang berfokus pada berita dan hiburan.
    • MNC melakukan penawaran umum perdana (Initial Public Offering) di Bursa Efek Indonesia.
    • MNC menandatangani perjanjian dengan Linktone Ltd. untuk mengakuisisi minimal 51% saham Linktone Ltd. melalui penggabungan penawaran tender atas American Depository Receipt (ADR) dan pembelian saham baru.

    • MNC memulai SMS Call TV, yaitu layanan bernilai tambah bagi pemirsa TV.
    • GlobalTV memulai penyiaran program anak-anak Nickelodeon secara ekslusif di Indonesia selama 8 (delapan) jam per hari.
    • MNC meluncurkan MNC News di Indovision.
    • MNC Entertainment ditayangkan di Indovision.
    • MNC mengakuisisi 75% saham MNCTV.
    • Melalui MNC, Perseroan meluncurkan tabloid Mom&Kiddie.

    • GlobalTV beralih dari MTV dan memperluas cakupannya menjadi segmen anak muda dan keluarga.
    • MNC meningkatkan kepemilikan sahamnya di GlobalTV menjadi 100%.
    • PT Media Nusantara Indonesia (MNI) meluncurkan harian Seputar Indonesia.
    • PT MNC Networks didirikan dan membawahi 4 ( empat ) stasiun radio, yaitu Trijaya FM, Radio Dangdut Indonesia, V Radio dan Global Radio.
    • MNC mengakuisisi PT MNI Global (MNI Global) yang menerbitkan tabloid Genie.

    • MNC mengakuisisi RCTI.
    • MNC fokus untuk membangun pustaka konten dengan cara memproduksi sendiri dan melakukan akuisisi program sebagai investasi yang berkelanjutan.

  • PT Global Informasi Bermutu (GlobalTV) dikonsolidasikan ke dalam MNC dan mulai menyiarkan program-program MTV Asia selama 24 jam secara ekslusif di Indonesia.

  • MNC mengakuisisi 70% saham GlobalTV.

  • MNC didirikan sebagai perseroan induk di bidang media berbasis iklan dan konten.

  • Perseroan melaksanakan penawaran umum perdana di Bursa Efek Indonesia, menawarkan 200 juta saham dengan harga penawaran Rp1.250 per saham. Segera setelah go public Perseroan melakukan konsolidasi, restrukturisasi dan melepas kepemilikannya di beberapa anak perseroan di luar bisnis inti.

    • Perseroan didirikan pada tanggal 30 Juni 1981. Pada awalnya beroperasi sebagai konglomerat di sektor perdagangan umum, dengan kepemilikan saham di industri media dan penyiaran, telekomunikasi dan teknologi informasi, hotel dan properti, bahan kimia, infrastruktur dan transportasi.
    • PT Rajawali Citra Televisi Indonesia (RCTI) didirikan sebagai stasiun TV swasta nasional pertama di Indonesia.
    • PT Cipta Televisi Pendidikan Indonesia (MNCTV, dahulu TPI) didirikan sebagai stasiun TV swasta nasional ketiga di Indonesia.